Sabang International Regatta 2011

Atraksi wisata berskala internasional “Sabang International Regatta 2011”  akan dilaksanakan di Sabang pada tanggal 13 s.d. 25 September 2011. Sabang International Regatta adalah sebuah atraksi lomba dan rally perahu layar melibatkan tiga negara utama: Indonesia, Thailand dan Malaysia dengan menggunakan kapal layar atau “yacht”. “Langkawi” dan “Phuket” sebagai daerah tujuan wisata dunia akan menjadi titik awal pergerakan perahu layar dan rally perahu layar menuju Pulau Sabang.

Sabang International Regatta 2011 merupakan program promosi pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata R.I. bekerjasama dengan Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Sabang dan Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi). Beberapa negara asing lainnya juga akan berpartisipasi pada event tersebut, selain Thailand dan Malaysia, seperti Australia, AS, Inggris, Jerman, Singapura dan Hong Kong serta peserta dari berbagai provinsi lainnya di Indonesia. Diperkirakan 50 yacht dari berbagai negara asing akan berpartisipasi untuk mensukseskan Sabang International Regatta 2011 di Sabang.

Dalam rangka mempromosikan keindahan wisata Sabang khususnya dan Aceh umumnya serta menarik minat wisatawan untuk menjelajahi pesona wisata Aceh, beberapa kegiatan menarik lainnya juga akan dilaksanakan selama event tersebut meliputi atraksi budaya dan musik tradisional, pameran wisata bersama, coastal race, jungle tracking ke KM.0, memancing, menyelam, bersepeda, Tsunami memorial tour ke Banda Aceh, dll.

Sabang International Regatta 2011 yang akan dihadiri oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata R.I., Gubernur Aceh dan undangan penting lainnya bertujuan untuk menempatkan Aceh dalam peta destinasi pariwisata dunia melalui kegiatan layar berskala internasional, mengembalikan citra Sabang khususnya dan Aceh umumnya sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman dan menarik, menjadikan Sabang sebagai pusat wisata bahari di Indonesia di bagian barat R.I., mendorong investasi di Sabang khususnya dan Aceh umumnya dan menjadikan event Sabang International Regatta sebagai salah satu kalender tetap event nasional dan internasional.

Sabang International Regatta 2011 diharapkan dapat menginspirasi semua pihak, khususnya pelaku industri pariwisata untuk memajukan pariwisata Aceh, salah satunya melalui penetapan beberapa kota wisata utama bersifat global sebagai salah satu strategi pengembangan kawasan wisata, seperti pengembangan wisata Sabang, Phuket dan Langkawi atau “Saphula”. Strategi ini perlu diwujudkan karena hubungan laut Sabang-Phuket-Langkawi telah pernah dijajaki dan sangat potensial untuk pengembangannya. Wisatawan dari ketiga daerah tersebut dapat memanfaatkan jalur “Saphula” tersebut melalui jalur pelayaran kapal pesiar. Kawasan Wisata “Saphula” diharapkan menjadi pintu gerbang wisata untuk menggerakkan pengembangan wilayah sekitarnya secara lebih luas “regional leverage center”.

Seluruh masyarakat dan Pemerintah Aceh perlu merasa bangga dengan terpilihnya Sabang sebagai lokasi utama penyelenggaraan Sabang International Regatta 2011. Ini menjadi momentum penting dan strategis dalam rangka memperkenalkan kondisi terakhir Aceh pasca konflik dan Tsunami kepada masyarakat luar dan mempromosikan Aceh sebagai daerah tujuan wisata yang aman, nyaman dan menarik, khususnya berbagai keunikan objek wisata Aceh, seperti keindahan bawah laut Sabang dengan beragam jenis terumbu karang serta eksotisme biota lautnya yang menjadi surga bagi para penyelam. Keindahan alam tersebut bersanding dengan karakter masyarakat Sabang yang ulet, jujur dan terbuka.

Peserta Sabang International Regatta juga akan melakukan “Tsunami memorial tour” ke Banda Aceh, dan mengunjungi berbagai tempat seperti Museum Tsunami Aceh, kapal PLTD Apung, kerkoff, kuburan massal, Mesjid Raya Baiturahman, wisata gerilya, dll.

Untuk mensukseskan Sabang International Regatta 2011, perlu dibangun kerjasama dan persiapan berbagai fasilitas pendukung dan penyediaan produk-produk pariwisata yang akan dibutuhkan oleh peserta Regatta yang bersifat “cooperative marketing”. Fasilitas dan produk pariwisata tersebut meliputi ketersediaan daya tarik wisata, informasi, aksesibilitas, fasilitas wisata (transportasi, akomodasi, money changer, toilet, kamar mandi/pergantian, air bersih, Wifi, dll) dan kesiapan industri wisata lainnya (restaurant, pramuwisata dan souvenir wisata). Semua pihak yang bergerak di sektor pariwisata di daerah, seperti ASITA, PHRI, HPI, PUTRI dan tour operator perlu mengambil peran dalam rangka mensukseskan event tersebut sesuai dengan kapasitas dan fungsi yang dimiliki. Pencitraan positif melalui program Sapta Pesona: aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan kenangan perlu juga dibangun oleh semua pihak, khususnya masyarakat setempat.

Jadwal Acara Event

Rute Lomba Internasional

Rute Lomba di Sabang

Program Peserta Yacht

Sabang

Pada masa awal kemerdekaan Indonesia, Sabang menjadi pusat Pertahanan Angkatan Laut Republik Indonesia Serikat (RIS) dengan wewenang penuh dari pemerintah melalui Keputusan Menteri Pertahanan RIS Nomor 9/MP/50. Semua aset Pelabuhan Sabang Maatschaappij dibeli Pemerintah Indonesia. Kemudian pada tahun 1965 dibentuk pemerintahan Kotapraja Sabang berdasarkan UU No 10/1965 dan dirintisnya gagasan awal untuk membuka kembali sebagai Pelabuhan Bebas dan Kawasan Perdagangan Bebas.

Kritik & Saran

Nama

Email