Khanduri laot Festival Pelestarian budaya lokal masyarakat Aceh dan dapat menjadi daya tarik Wisman

Minggu, 29 April 2018 berita media

Oleh admin1

Sabang, 29 April 2018| Wali Kota Sabang Nazaruddin, Gubernur Aceh yang di wakili oleh Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan dan Hubungan Antar lembaga, Drs Abdul Karim, Staf Kehormatan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar-RI) Prof.Dr Indroyono Soesilo secara bersama sama meresmikan pembukaan Event Khanduri Laot Festival 2018 yang berlangsung di dermaga CT 3 Kota sabang, sabtu, (28/4/2018).

Event Khanduri Laot Festival merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kota Sabang. Event ini terselenggara hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Sabang dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Rencananya event ini akan menjadi agenda rutin di Sabang, guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Event khanduri laut juga ikut dihadiri oleh seluruh Panglima Laot dari Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Aceh untuk membicarakan berbagai permasalahan melaot agar meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat nelayan.

Wali kota Sabang, Nazaruddin yang lebih akrab disapa Tgk Agam dalam sambutannya mengatakan Event Khanduri laot Festival bermakna sebagai pelestarian budaya lokal masyarakat Aceh khususnya di Kota Sabang yang merupakan daerah tujuan wisata. Untuk itu perlu kita perkenalkan adat dan budaya lokal kepada para wisatawan. "Berkat doa dan dukungan semua pihak Event Khanduri Laot Festival 2018 yang pertama kalinya di Kota Sabang dapat kita laksanakan, dan kami mengajak kepada masyarakat Sabang khususnya dan Aceh pada umumnya untuk terus melestarikan adat dan budaya Aceh sehingga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan sosial antar masyarakat" harapnya.

Event Khanduri Laot Festival 2018 turut dihadiri juga unsur Forkopimda Sabang, Anggota DPRK Sabang, BPKS, Kepala SKPK Sabang, Tamu Undangan, Insan Pers dan Masyarakat.[]