Warnai Sabang dengan Alqur'an Pemko Sabang Hadirkan Pesantren Hafiz Turki Sulaimaniyah di Sabang

Kamis, 18 Januari 2018 berita media

Oleh admin1

SABANG - 18 Januari 2018| Wali Kota Sabang Nazaruddin mengatakan, hadirnya pesantren hafiz Quran Turki Sulaimaniyah di Sabang dipastikan akan memberikan perubahan besar terhadap dunia pendidikan agama islam di Sabang.

Dan Ini merupakan langkah awal bagian dari program utama menjadikan Sabang, selain dikenal sebagai daerah wisata juga akan terbentuk lahirnya generasi muda para hafiz-hafiz Quran.
"Program ini bagian dari visi dan misi kita untuk memajukan dan mengembangkan pendidikan agama terutama dibidang hafiz quran.
Alhamdulillah, gayung bersambut tanpa disangka-sangka niat baik dari visi dan misi kita itu, Allah kirimkan investor akhirat dari Turki Sulaimaniyah yang bersediah bekerjasama membuka pesantren tahfiz Quran di Sabang,"kata Wali Kota Sabang Nazaruddin dalam keterangan Persnya kepada wartawan di Biyan Cafe, Kamis (18/1/2018).


Menurutnya, semua rencana ini sudah tercapai kata kesepakatan bersama dan akan segera direalisasikan dalam beberapa bulan ke depan.
Berbagai fasilitas pendukung seperti gedung asrama para santri dan tempat kegiatan tahfiz Quran sudah terpenuhi, tinggal sekarang ini melengkapi beberapa fasilitas pendukung lainnya.


"Untuk Infrastruktur asrama para santri kita sudah membangun gedung LPTQ yang sudah rampung, hanya tinggal mobiliernya saja.
Kita akan menyamakan fasilitas pendukung lainnya dengan melakukan studi banding ke Pesantren Sulaimaniyah yang sudah ada disejumlah daerah seperti di Banda Aceh. Insyah Allah dengan dukungan dan doa bersama, kita yakin dari Kota Wisata Sabang akan lahir ribuan hafiz quran, semoga semua harapan yang kita cita-citakan dapat segara terwujud,"ujarnya.


Kordinator Pesantren Turki Sulaimaniyah Wilayah Sumatera Ustadz Taceddin Ince mengaku sangat antusias dengan dukungan dan niat baik Wali Kota Sabang.
Karena menurutnya, apa yang dicita-citakan Wali Kota Sabang yang akrab di sapa Tengku Agam ini sejalan dengan visi dan misinya untuk mewarnai Indonesia dengan Alqur’an dimulai dari Sabang (Aceh) sampai Meroeke.
"Kita menargetkan sebanyak-banyaknya warga Sabang ini menjadi hafiz Qur'an, untuk tahun 2018 di Sabang ini, pada tahap awal kita terima sekitar 40 orang yang akan didik menjadi hafiz, artinya selesai tamat Sekolah Dasar (SD) langsung masuk program tahfiz dari hari senin sampai dengan jumat.
Sedangkan mengikuti pelajaran umum hanya dua hari dari sabtu sampai minggu selainnya belajar hafiz semua, dan Insya Allah tamat dari pesantren hafiz Sulaimaniyah ini, ijazah dibawa kemanapun bisa.


Perlu diketahui Pondok Pesantren Sulaimaniyah telah memberikan dukungan kepada anak-anak Indonesia yang berprestasi dan berkeinginan belajar di Pondok Pesantren Sulaimaniyah dengan menggunakan metode Turki Otsmani.
Seluruh santri nantinya diasuh dengan baik dan mendapatkan fasilitas makan 3 (tiga) kali sehari, tempat tinggal, kesehatan, perlindungan, pendidikan Agama Islam, Menghafal Al-Qur`an Al-karim dan pendidikan bahasa arab.
“Para santri nantinya akan dibimbing oleh para pembina yang keseluruhannya merupakan lulusan Pondok Pesantren Sulaimaniyah yang berada diIstanbul – Turki baik dia orang Indonesia atau orang Turki yang memiliki kualifikasi khusus yang bertanggung jawab atas keseharian siswa dan memberikan pelajaran tambahan agar siswa dapat meningkatkan kemampuannya, “ ujarnya.
Ustadz Taceddin.


Lebih lanjut dikatakan, tujuan utama didirikannya pesantren-pesantren ini adalah mencetak generasi muda yang berilmu dan bertaqwa sehingga selama santri dalam asrama akan diajarkan ilmu-ilmu agama diantaranya Alqur’an Al-karim, Fikih, Akhlak, Tauhid sesuai dengan Ahlu Sunnah wal-Jama’ah.
"Target kami di Sabang tahun 2018 ini dalam waktu setahun sudah ada hafiz-hafiz quran yang muncul, dan kita yakin mungkin saja tidak sampai setahun sudah ada ada diantaranya mampu menghafal 30 juzz, ini tidak mustahil, karena sudah terbukti anak Aceh mampu menghafal 30 juzz dalam waktu empat bulan,"sebutnya. (han)