36 Aparatur Gampong Ikut Pelatihan Nadzir Wakaf

BERITA MEDIA

Rabu, 07 Oktober 2015

SABANG - Baitul Mal Kota Sabang, Selasa (6/10) melaksanakan pelatihan nadzir wakaf. Kegiatan yang diikuti 36 aparatur gampong itu berlangsung di Aula Infokom dan dibuka oleh Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Cut Melfiani.

Dalam sambutannya Cut Melfiani mengatakan, wakaf telah disyariatkan dan telah dipraktikan oleh umat Islam seluruh dunia sejak zaman Nabi Muhammad SAW sampai sekarang. Karenanya perwakafan merupakan salah satu masalah yang penting dalam rangka hubungan antara hukum Islam dengan hukum nasional.

Komitmen yang tinggi dari kaum muslimin dalam beramal telah mendorong pemerintah dan pihak-pihak lainnya untuk berbuat maksimal dalam pengelolaannya. Sebagai salah satu keseriusan dalam melindungi keberadaan tanah wakaf, pemerintah telah mengeluarkan UU Nomor 41 tahun 2014 tentang wakaf. Sebagai dasar hukum yang jelas terhadap kelestarian tanah wakaf yang menjadi asset umat Islam.

Untuk itu, diharapkan pelaksanaan kelangsungan tanah wakaf ini hendaknya perlu didukung oleh seluruh elemen masyarakat dalam pengelolaan tanah wakaf secara baik dan produktif, sehingga bisa bermanfaat bagi kemaslahatan dan kesejahteraan umat.

“Kami berharap dengan kegiatan pelatihan ini akan menambah informasi dan wawasan para nadzir, sehingga dapat menuntaskan kepengurusan tanah wakaf, dan dapat memotivasi kinerja para nadzir untuk meningkatkan pelayanan dan pengelolaan harta benda wakaf yang ada,”katanya.

Sementara ketua panitia pelaksana pelatihan, Mariani Sip, dalam laporannya mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan tiga hari (6-8 Oktober) diikuti 36 peserta yang terdiri dari 18 keuchik dan 18 nadzir gampong.

Adapun maksud dan tujuan digelarnya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan profesionalitas nadzir dalam mengelola dan mengembangkan tanah wakaf untuk kemaslahatan umat.(az)

sumber: aceh.trbunnews.com