Mahasiswa Pecinta Alam Gelar Diksar di Sabang

Posted By: admin on Feb 03, 2012 in Berita, Kegiatan

SABANG – Sebanyak 25 mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah Banda Aceh yang tergabung dalam Cinta Alam Pertanian dan Konservasi (Caniva), menggelar pendidikan dasar kader konservasi (Diksar) XII di Sabang.
Koordinator Lapangan Diksar Caniva XII, Sukma Wiranda, Rabu (1/2) mengatakan, Diksar digelar sejak 31 Januari hingga 9 Februari, diawali pendirian posko induk di kawasan hutan Bangau, Kecamatan Sukajaya.

“Diksar  bertujuan memberi bimbingan pada mahasiswa/i yang baru bergabung dengan Caniva tentang alam dan lingkungan. Peserta akan dikenalkan mengenai konservasi lingkungan dan berkemah di hutan dengan bekal seadanya,” kata Sukma.

Diksar XII bertema “Menuai Kader Inspiratif Bersama Perpustakaan Alam”, melibatkan mentor dari Fakultas Pertanian Unsyiah, TNI AL, dan Radio Antar Penduduk (RAPI) Sabang. Materi pendidikan antara lain pengenalan alam, pendidikan sistem navigasi, SAR, arung jeram, diving, sandi, napak tilas malam.

Diharapkan akan muncul kader-kader Caniva Unsyiah yang cinta alam dan menyelamatkan lingkungan. Selain di Bango, ada lokasi lainnya yang akan dikunjungi seperti Lhok Batee, Batee Shok, dan Gapang Kecamatan Sukakarya. Pada hari akhir ditutup dengan pembersihan sejumlah pantai,  sumpah mahasiswa Caniva, dan pembaretan di nol kilometer.(gun)

Aceh.tribunnews.com

Sabang

Pada masa awal kemerdekaan Indonesia, Sabang menjadi pusat Pertahanan Angkatan Laut Republik Indonesia Serikat (RIS) dengan wewenang penuh dari pemerintah melalui Keputusan Menteri Pertahanan RIS Nomor 9/MP/50. Semua aset Pelabuhan Sabang Maatschaappij dibeli Pemerintah Indonesia. Kemudian pada tahun 1965 dibentuk pemerintahan Kotapraja Sabang berdasarkan UU No 10/1965 dan dirintisnya gagasan awal untuk membuka kembali sebagai Pelabuhan Bebas dan Kawasan Perdagangan Bebas.

Kritik & Saran

Nama

Email